Tak ada yang menyangka bahwa sebuah sapaan singkat akan menjadi awal dari segalanya. Kami dipertemukan oleh Tuhan melalui aplikasi sosial media, hanya saling menyapa tanpa banyak bicara, lalu kami asing. Tapi Tuhan memiliki lebih banyak cara untuk menyatukan kembali kami berdua. Awal tahun 2025 hati kami digetarkan kembali oleh sang pencipta, diiringi gelombang yang mungkin bentuk rasa cinta, hingga kami merasa saling jatuh. Penerimaan mulai terasa, rasa aman dan nyaman menyatu seiring berjalannya waktu. Pertemuan keluarga (Desember 2025) Badai dan ombak tak henti-henti menyerang, tapi kami selalu punya cara untuk menang, kami saling menguatkan dan memilih bertahan. Tak lama berselang kami memutuskan untuk mempertemukan dua keluarga agar saling bertegur sapa. Menyampaikan niat tulus kami untuk melangkah bersama.