Tidak ada yang benar-benar kami rencanakan dari awal. Semua sudah tersusun rapi oleh Allah SWT. Semuanya berjalan begitu saja, hanya dua orang yang saling menyapa, lalu perlahan menemukan kenyamanan dalam percakapan kecil yang terus berlanjut.
Hari demi hari, tanpa kami sadari, kebersamaan itu menjadi sesuatu yang kami tunggu. Tawa-tawa ringan berubah menjadi rasa yang lebih dalam. Namun, perjalanan kami bukan tanpa ujian. Ada ego besar yang harus diredam dan ada masa di mana semuanya terasa tidak pasti. Tapi entah bagaimana, setiap kali hampir menyerah, selalu ada alasan untuk kembali. Selalu ada rasa yang lebih kuat dari keraguan. Kami belajar bahwa cinta bukan hanya tentang bahagia, tapi juga tentang memilih untuk tetap tinggal-bahkan di saat keadaan tidak baik-baik saja.