Mei 2024, rumah kami kedatangan tamu yang tak asing lagi yang bernama Ariya, sahabat dari kakak. Pertemuan yang awalnya hanya sebatas sapa dan tawa saat ia bertandang, perlahan menjadi awal dari cerita kami. Takdir Allah mempertemukan kami melalui titah sederhana dari kakak caca menemani Ariya berbelanja ke Pasar Ramayana untuk membeli bahan makanan. Kebiasaan kecil itu, yang berulang kali kami lakukan bersama, tanpa kami sadari telah menumbuhkan rasa yang perlahan bersemi. Pada Juni 2024, Ariya memberanikan diri mengungkapkan isi hatinya. Dari situlah kami memutuskan untuk melangkah bersama, saling mengenal dan saling menguatkan. Namun seperti perjalanan cinta lainnya, kami sempat diuji dengan jarak dan perpisahan pada September 2024. Akan tetapi, jika Allah telah menetapkan, maka tak ada yang bisa memisahkan. Di bulan Mei 2025, Allah kembali mempersatukan kami. Kali ini dengan hati yang lebih dewasa, lebih yakin, dan lebih siap untuk komitmen yang sesungguhnya.