Di dunia yang luas ini, kami percaya bahwa tidak ada pertemuan yang benar-benar kebetulan. Bukan karena bertemu lalu berjodoh, tapi karena berjodoh maka kami dipertemukan. Tuhan mempertemukan dua hati pada waktu yang tepat dengan cara yang sederhana, namun bermakna.
Tahun 2016 takdir mempertemukan kami pada sebuah almamater, dan kami hanyalah dua insan yang sedang sama-sama berjuang meraih mimpi. Tak pernah ada sapaan khusus, apalagi bayangan bahwa suatu saat kami akan berjalan beriringan. Kami hanya sebatas teman satu almamater yang sedang belajar.
Waktu berlalu, membawa kami tumbuh di jalan yang berbeda. Kami tak menyangka, takdir punya cara yang tak terduga untuk mempertemukan kami. Takdir mendekatkan hati kami Bukan untuk sekadar singgah, melainkan untuk saling melengkapi.