Perjalanan kami dimulai di Gereja Galed Kelapa Lima pada tahun 2017. Di ruang kelas katekisasi, untuk pertama kalinya Ega melihat Edo. Saat itu, terbersit sebuah doa dalam canda di hati Ega, "Mungkinkah dia jodoh yang dikirim Tuhan untukku?" Setelah hari itu, kami sempat kehilangan jejak dan tidak pernah saling melihat lagi.