Semua bermula dari sebuah interaksi sederhana di dunia maya. Tidak ada yang menyangka bahwa tombol follow, ketukan dua kali di layar (like), atau balasan cerita (reply story) di Instagram bulan Juni tahun lalu akan mengubah jalan hidup selamanya. Awalnya mungkin hanya obrolan santai yang mengalir, bertukar sudut pandang, hingga menyadari banyak kecocokan yang membuat ruang obrolan di Direct Message (DM) tidak pernah sepi. Dari yang awalnya asing, media sosial perlahan berubah menjadi jembatan yang mendekatkan dua hati.