Di tahun 2020, saat dunia seolah dipaksa berhenti oleh pandemi, semesta justru mempertemukan kita melalui linimasa media sosial. Jarak antara Jakarta dan Ciamis seketika terasa nyata, memisahkan kita dalam ruang LDR yang penuh dengan jeda dan rindu yang tertahan.
Perjalanan ini tentu tidak mudah. Kami bertumbuh di antara keterbatasan fisik dan jiwa yang mudah rapuh, belajar memahami arti sabar ketika layar ponsel menjadi satu-satunya jembatan. Ada kalanya ego kami meninggi, namun perlahan, waktu mengajari kami untuk saling meruntuhkan tembok keangkuhan demi menjaga apa yang telah dimulai. Kami memilih mengalah pada jarak, bukan pada rasa.
Hingga akhirnya, setelah melewati ragam musim dan ujian, kepastian itu pun berlabuh. Tepat pada 29 November 2025 yang lalu, jemari kami bertaut dalam ikatan pertunangan. Dan kini, hitungan hari menuju 2 Juli nanti, kami bersiap untuk melangkah menuju altar yang sama mengubah jarak yang dulu memisahkan, menjadi satu atap tempat kami pulang.