Aku dan Dia hanyalah dua pekerja yang kebetulan berbagi atap yang sama. Di antara bising suara mesin dan aroma khas pabrik, kehadiran Dia saat itu hanyalah sebatas sapaan ramah di lorong, atau senyuman sekilas saat berpapasan di jam istirahat. Lima tahun lamanya, status itu terkunci rapat dalam kotak bernama “hanya teman”.