Akhir Januari 2025, pesan singkat di Instagram mengawali segalanya. Tanpa ekspektasi, semua mengalir indah hingga 16 Maret 2025, kita bertemu pertama kali di sebuah kafe di Batam. Pertemuan sederhana yang ternyata menjadi awal dari rencana besar Allah untuk menyatukan dua hati. Qadarullah, sebulan kemudian kita kembali bertemu. Dari rasa nyaman dan perhatian sederhana, kasih mulai tumbuh. Kita menyadari bahwa kebersamaan ini bukanlah kebetulan, melainkan bagian dari skenario indah yang Allah siapkan agar kita saling melengkapi dan mendoakan dalam diam.