Seiring waktu, everything felt different, percakapan yang awalnya singkat berubah menjadi cerita yang tak pernah cukup. Kami belajar, bahwa cinta tumbuh bukan karna kesempurnaan, melainkan karena kesediaan untuk saling memahami. Through every up and down, sampai pada satu keyakinan yang sama, bahwa satu sama lain adalah tempat pulang, kami memilih untuk melangkah bersama.