Setelah doa, keraguan, dan pilihan-pilihan sulit yang kami lalui, tanggal 21 Oktober 2025 ia datang membawa niat. Bukan sekadar perasaan, tapi keberanian seorang lelaki untuk meminang dengan cara yang halal. Khitbah itu menjadi jeda yang meneduhkan sekaligus menguji. Masa bagi kami untuk saling mengenal lebih dalam, memperbaiki diri, dan meyakinkan hati bahwa ini bukan cinta yang tergesa-gesa, melainkan cinta yang siap dipikul bersama.