Tidak terasa, delapan bulan kami saling dekat. Hingga akhirnya terjadi hal yang benar-benar tidak pernah kuduga sebelumnya. Orang tua Adit datang ke rumah dengan niat untuk meminangku untuk Adit. Jujur saja, aku dan keluargaku sangat terkejut. Saat itu aku bahkan belum benar-benar memperkenalkan Adit kepada keluargaku, karena aku masih memegang pesan mamaku untuk fokus menyelesaikan kuliah terlebih dahulu.
Dua bulan setelah pertemuan keluarga itu, kami akhirnya memutuskan untuk bertunangan. Dan setelah hampir tiga tahun bersama, kami pun memutuskan untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Memang, jarak antara pertunangan dan pernikahan kami cukup panjang. Namun di dalam perjalanan itu, kami melewati banyak proses, pelajaran, dan ujian yang akhirnya semakin meyakinkan kami untuk melangkah bersama menuju kehidupan yang baru sebagai pasangan suami istri.