Namun, niat baik tidak selalu berjalan mulus. Perjalanan kami setelahnya dipenuhi dengan babak baru yang menguji kedewasaan, penuh drama, serta perjuangan besar untuk meyakinkan kedua orang tua demi meraih restu suci. Di tengah air mata, keraguan, dan ujian yang silih berganti, kami memilih untuk melangitkan doa dan bertahan bersama. Berkat kuasa Allah, ketulusan kami membuahkan hasil indah pada hari lamaran tanggal 14 Februari 2026, saat kedua keluarga besar resmi bersatu dan merestui langkah kami.