Kami hanya dua insan biasa yang ditakdirkan untuk saling menggenggam, melewati badai dan menikmati pelangi. Bukan sekedar janji yang terucap, tapi langkah yang terus bergerak. Bukan kata yang indah namun pengorbanan yang nyata. Tidak selalu mudah, tidak setenang yang terlihat. Namun kami memilih percaya bahwa sang maha cinta tak pernah salah menuliskan takdir. Dengan segala harap dan pasrah, kami menanti hari dimana sebuah janji suci akan terucap mengikat dua jiwa dalam satu arah. Akan tiba hari itu, hari dimana kami akan memulai perjalanan baru sebagai "kita".